TEKNIK PENUTUP PRESENTASI YANG MEYAKINKAN
Teknik jitu penutup presentasi yang meyakinkan hadirin !
Bagaimana caranya dan apa yang tersangkut?
Penutup presentasi merupakan bagian penting dari struktur isi presentasi, ini adalah tujuan akhir dari suatu presentasi.
Sebagaimana kita ketahui bahwa struktur isi presentasi itu terdiri dari TEMA UTAMA, PEMBUKA PRESENTASI, GAGASAN UTAMA, dan PENUTUP PRESENTASI.
Untuk bisa efektif dalam memanfaatkan penutup presentasi, ini memerlukan teknik yang dapat di andalkan.
Untuk dapat memperoleh manfaat yang memadai dari penutup presentasi, anda harus mengetahui hal hal apa yang tersangkut di dalamnya dan meluangkan waktu untuk meninjau dan mempelajari
secara saksama bagian dari penutup presentasi ini.
Salah satu hal yang perlu di pikirkan adalah, sejauh mana hadirin memahami penjelasan anda, dan apakah hadirin termotifasi untuk menerapkan informasi yang mereka dapatkan dari presentasi anda.
Ini merupakan tujuan yang sebenarnya dari fungsi teknik penutup presentasi.
Teknik dasar penutup presentasi pada umumnya terdiri dari dua bagian utama yaitu iktisar penutup presentasi dan motifasi penutup presentasi.
1. IKTISAR PENUTUP PRESENTASI
Bagian penting dari teknik penutup presentasi, adalah merupakan bagian dari kesimpulan akhir yang menjelaskan secara singkat inti dari tema pokok pembahasan secara menyeluruh.
Apa saja yang termasuk sebagai bagian dari iktisar penutup presentasi ?
Ini merupakan kesimpulan akhir yang di uraikan secara singkat dengan membuat ulangan penandasan.
Bagaimana dapat membuat ulangan penandasan yang tepat ?
Mengapa ulangan penandasan dalam penutup presentasi penting ?
Dalam suatu presentasi sering kita kenal juga dengan istilah ulangan penandasan secara progresif,
Namun ini di gunakan sebagai teknik pengulangan dalam menjelaskan gagasan gagasan utama untuk membuat hadirin memahami dan mengingat setiap pokok penting dari isi presentasi yang akan di tekankan.
Sedangkan ulangan penandasan untuk penutup presentasi adalah penandasan ulang secara keseluruhan dari inti atau isi presentasi yang di tandaskan secara singkat.
Ada beberapa bentuk unsur presentasi yang mendapat penandasan singkat melalui penutup presentasi.
Sebagai contoh suatu presentasi yang membahas tentang tema pokok suatu permasalahan tertentu, maka yang menjadi ulangan penandasan dalam penutup presentasi, yang di tekankan adalah inti singkat dari permasalahan itu dan solusinya.
Bila tema pokok mengenai sosialisasi tertentu maka ulangan penandasan pada penutup presentasi adalah informasinya dan tujuannya.
Sebagai contoh sosialisasi mengenai pencegahan dan penanggulangan wabah penyakit maka penutup presentasi nya akan menandaskan inti dari gagasan utama wabah penyakit apa itu tekankan kembali caranya untuk mencegah
Dan jika tema pokok adalah panduan bisnis, maka penutup presentasi akan menandaskan inti dari sistem bisnis itu dan prospeknya.
Dalam suatu presentasi sering kita kenal juga dengan istilah ulangan penandasan secara progresif,
Namun ini di gunakan sebagai teknik pengulangan dalam menjelaskan gagasan gagasan utama untuk membuat hadirin memahami dan mengingat setiap pokok penting dari isi presentasi yang akan di tekankan.
Sedangkan ulangan penandasan untuk penutup presentasi adalah penandasan ulang secara keseluruhan dari inti atau isi presentasi yang di tandaskan secara singkat.
Ada beberapa bentuk unsur presentasi yang mendapat penandasan singkat melalui penutup presentasi.
Sebagai contoh suatu presentasi yang membahas tentang tema pokok suatu permasalahan tertentu, maka yang menjadi ulangan penandasan dalam penutup presentasi, yang di tekankan adalah inti singkat dari permasalahan itu dan solusinya.
Bila tema pokok mengenai sosialisasi tertentu maka ulangan penandasan pada penutup presentasi adalah informasinya dan tujuannya.
Sebagai contoh sosialisasi mengenai pencegahan dan penanggulangan wabah penyakit maka penutup presentasi nya akan menandaskan inti dari gagasan utama wabah penyakit apa itu tekankan kembali caranya untuk mencegah
Dan jika tema pokok adalah panduan bisnis, maka penutup presentasi akan menandaskan inti dari sistem bisnis itu dan prospeknya.
Jadi sekali lagi untuk di tandaskan iktisar penutup presentasi adalah ringkasan inti untuk menjawab apa dan bagaimana! dari setiap gagasan utama itu dan dituangkan secara ringkas dalam iktisar penutup ini perlu di ingat penggunaan porsi waktu untuk iktisar penutup harus relatif singkat !
Dalam beberapa cara anda sebagi pembicara akan menunjukan kepada hadirin bahwa presentasi anda sudah masuk pada iktisar penutup presentasi mungkin dengan mengatakan kepada hadirin mari kita tinjau kembali secara singkat apa yang kita bahas tadi, atau bisa saja anda bisa membuat pertanyaan retorik kepada hadirin dan kemudian anda mulai menjelaskan kembali secara singkat setia gagasan utama
Jadi itulah beberapa contoh iktisar penutup yang menjadi bagian dari penutup presentasi.
Bagian berikut dari teknik penutup presentasi adalah motifasi penutup presentasi.
2. MOTIFASI PENUTUP PRESENTASI
Ini adalah bagian dari penutup presentasi yang tidak kalah penting, ini merupakan tenaga penggerak bagi hadirin untuk menerapkan apa yang anda sampaikan !
Pada waktu anda menyampaikan presentasi, tentu anda menginginkan untuk dapat membawakan dengan baik, sehingga itu bisa efektif bagi hadirin, yaitu
hadirin mengerti, mengingat dan menerapkan apa yang di sampaikan !
Hal itu dapat dilakukan melalui upaya penjelasan yang akurat, menarik dan masuk akal.
Namun untuk membuat hadirin menerapkan apa yang anda sampaikan tidak hanya hal hal itu, namun ini memerlukan motifasi atau tenaga penggerak !
Apa yang di perlukan ?
Jika seseorang sudah memahami sesuatu dan belum menerapkan berarti orang tersebut belum mendapat manfaat dari apa yang ia pahami !
Yang jelas belum rasakan hasil dari pemahamannya .
Maka tugas anda bukan hanya menularkan apa yang anda pahami, tapi tulàrkàn juga àpa yàng anda rasakan
Apa yang anda ajarkan adalah bagian dari diri anda sendiri, dengan mengetahui dan menerapkan apa yang anda tahu berarti anda merasakàn manfaatnya !
Maka ungkapkanlah dan bagikanlah manfaat apa yang anda sudah rasakan, karena itu akan menjadi sebagai motifasi penggerak bagi hadirin untuk menerapkan apa yang sudah anda presentasikan !
Renungkanlah dan pelajarilah kata kata apa yang cocok untuk menggugah hati hadirin !
dan pilihlah kata kata yang tepat yang mengandung cita rasa yang baik, indah, positif, sedap di dengar, bertata krama dan sopan !
Saat anda akan mengucapkan kata kata motifasi penutup presentasi ini, kombinasikanlah dengan nada suara yang pas, sesuai dengan makna tujuannya !
Ungkapan kata kata untuk untuk dapat memotifasi pendengar anda melalui penutup presentasi yang menarik dan meyakinkan ini bisa berupah saran, anjuran, himbauan, pengingat, desakkan dan ajakkan.
Inilah bagian dari Teknik Penutup Presentasi
yang menarik dan meyakinkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar